Kalkulator Produktivitas BCM per Jam Alat Angkut (DT, ADT, HDT) Di Tambang
Kalkulator Produktivitas Alat Angkut
Kalkulator Produktivitas BCM/Jam Alat Angkut adalah kalkulator yang digunakan untuk menghitung berapa BCM/Jam produktivitas alat angkut dengan jenis unit DT, ADT, dan HDT yang ada di tambang.
DT — Dump Truck
Umumnya digunakan sebagai unit angkut dengan konfigurasi
roda seperti 6, 10, atau 12 roda, tergantung tipe dan
spesifikasi unit.
ADT — Articulated Dump Truck
Unit angkut dengan rangka artikulasi yang dirancang untuk
bekerja pada medan berat, kondisi jalan yang tidak rata,
maupun kondisi tanah yang sulit, termasuk medan berlumpur.
HDT — Heavy Duty Truck
Unit angkut heavy-duty yang dirancang untuk membawa muatan
besar dan digunakan pada kegiatan pengangkutan material
dengan tuntutan kapasitas dan ketahanan kerja yang tinggi.
Standard Vessel Capacity (Svc)
Kapasitas standard muatan vessel (bak) truck atau alat angkut, dalam satuan m³.
Real Vessel Capacity (Rvc)
Kapasitas muatan nyata vessel alat angkut, dalam satuan m³.
Setting Time Front (Stf)
Waktu yang dibutuhkan unit angkut untuk menempatkan posisi di front loading area sebelum unit dimuati, dalam satuan detik.
Loading Time (Lt)
Waktu yang dibutuhkan unit angkut selama proses pemuatan material, dalam satuan detik.
Hauling Time Full (Htf)
Waktu yang dibutuhkan untuk mengangkut material dari front ke disposal dalam kondisi unit angkut penuh muatan, dalam satuan detik.
Setting Time Disposal (Std)
Waktu yang dibutuhkan unit angkut untuk memposisikan unit saat berada di disposal, dalam satuan detik.
Drop Time (Dt)
Waktu yang diperlukan alat angkut saat menumpahkan atau membongkar material di disposal, dalam satuan detik.
Hauling Time Empty (Hte)
Waktu yang dibutuhkan unit angkut untuk kembali dari disposal ke front area dalam kondisi kosong, dalam satuan detik.
Mechanical Availability (Ma)
Ketersediaan alat angkut berdasarkan dari kondisi mekanikal alat tersebut, dalam %.
Effective Utility (Eu)
Ketersediaan alat angkut berdasarkan dari penggunaan efektif alat tersebut, dalam %.
Swell Factor (SF)
Faktor pengembangan volume material dari kondisi bank (kondisi asli material sebelum digali) menjadi kondisi loose (kondisi material terurai setelah digali). Digunakan untuk mengonversi produktivitas LCM menjadi BCM. Untuk mendapatkan nilai Swell Factor yang akurat, anda bisa kordinasi dengan Engineering yang tahu tentang densitas material di area kerja anda.
Rumus konversi:
BCM/Jam = LCM/Jam ÷ Swell Factor
Jumlah Unit Angkut (N)
Jumlah total unit angkut yang beroperasi dan diperhitungkan dalam wilayah atau area kerja yang sedang dianalisa.
Fill Factor Vessel Capacity (Fvc)
Faktor pengisian kapasitas muatan material ke vessel alat angkut. Merupakan perbandingan antara kapasitas nyata vessel dengan kapasitas standar vessel. Satuan %.
Cycle Time Truck (Ctr)
Waktu edar yang diperlukan alat angkut untuk menyelesaikan 1 trip pekerjaan. Hasil ditampilkan dalam satuan menit.
Produktivitas 1 Unit (LCM)
Produktivitas satu unit truck atau alat angkut berdasarkan parameter yang dimasukkan ke dalam kalkulator. Nilai ini merupakan hasil produktivitas dalam kondisi loose dan ditampilkan dalam satuan LCM/jam sebelum dikonversi menggunakan Swell Factor.
Produktivitas Total (BCM)
Produktivitas total seluruh unit angkut yang diperhitungkan. Produktivitas LCM dikonversi menjadi BCM menggunakan Swell Factor, kemudian dikalikan dengan jumlah unit angkut (N).
BCM/Jam = (LCM/Jam ÷ Swell Factor) × N